Skip to main content

Posts

Featured

Mengenang Gairah Wartawan Media Cetak Lewat ‘Koran Kami with Lucy in The Sky’

*postingan lama, dipindahkan dari akun Medium karena lagi pengen aja

Menjadi wartawan termasuk salah satu cita-cita saya sewaktu kecil. Keluarga bisa memupuskan
harapan saya menjadi psikolog dan sutradara, tetapi mereka tak bisa membunuh keinginan saya untuk terus menulis. Menjadi penulis dan wartawan adalah bucket list terbesar saya hingga selesai kuliah. Saya sempat bekerja di media, menulis untuk portal, dan berbagai macam lainnya -meski belum mampu menjadi wartawan investigasi seperti cita-cita saya dahulu.

Alih-alih menjadi wartawan investigasi, saya menjadi penulis portal lifestyle dan menggeluti dunia anak-anak. Hahaha. Sungguh sesuatu yang berkebalikan terlalu jauh. Tetapi sejujurnya saya salah satu pengagum wartawan-wartawan senior yang bekerja di media cetak. Tak hapallah saya nama mereka satu per satu, tetapi saya tahu mereka semua hebat, semangat mereka besar.

Ketika menjadi penulis/wartawan di era teknologi canggih saja, saya kerap malas. Bagaimana jadinya jika saya hidu…

Latest posts

Mencari Jati Diri di Film Satu Hari Nanti

Membaca Zine Merah Merona yang Menelanjangi Kehidupan Percintaan Millenial

Cara Receh Untuk Bahagia: Mengurangi Hasrat Ghibah

Nonton Film: Kulari Ke Pantai

Saya Juga (Pernah) Posesif

Fenomena Sugar Daddy dan Sugar Baby Relationship

Baca Buku Ringan VS Baca Buku Serius

Review: Winnie The Pooh - A.A. Milne

Review: Supernova (AKAR) - Dee Lestari

Review: Jeruk Kristal - Maria Antonia Rahartati Bambang Haryo